Anda ! Ya anda.
Benar sekali : Anda.

Di postingan kali ini saya membahas dengan topik 1 (satu) kata : anda.

Sebelum ke pembahasan inti kita akan meneliti terlebih dahulu pengertian kata ‘anda’ yang sering kita ucapkan.

1. Jika di lihat dari pranala (link): https://kbbi.web.id/anda.html

Anda adalah :

-anda (-nda, -da)2 bentuk terikat menyatakan hormat atau kekeluargaan: ayahanda; ibunda; pamanda

Dan apabila kita lihat dari situs https://m.persamaankata.com/621/anda

Maka di jelaskan Persamaan kata dari anda

sinonim (padanan kata: anda)

• awak, dikau, engkau, kamu, sampeyan
• saudara, sira, situ, tuan, kau
• sampean

2.Disadur dari artikel https://jagokata.com/arti-kata/anda.html dikatakan :

Arti kata andamenurut KBBI

anda,
Anda [An·da]

Sebagai pronomina (kata ganti).

Arti: sapaan untuk orang yang diajak berbicara atau berkomunikasi (tidak membedakan tingkat, kedudukan, dan umur)

Dan berikut adalah contoh kalimat bijak dengen kata: anda

• Ketika Anda jatuh cinta, kebahagiaan akan membuat Anda sulit tertidur karena kenyataan lebih baik dibandingkan mimpi Anda. – Dr. Seuss

• Satu-satunya kebijaksanaan sejati adalah mengetahui bahwa Andatidak mengetahui apa-apa. – Socrates

• Jika Anda ingin bersinar seperti matahari pertama Anda harus membakar seperti itu. – Adolf Hitler

• Pertama, mereka mengabaikan anda. Kemudian, mereka tertawa pada anda. Berikutnya, mereka melawan anda. Lalu, anda menang. – Mahatma Gandhi

• Lebih baik mati berjuang demi kebebasan daripada menjadi tahanan sehari-hari dalam hidup Anda. – Bob Marley

• Nalar hanya akan membawa andadari A menuju B, namun imajinasi mampu membawa anda dari A ke manapun. – Albert Einstein

3. Sedangkan di artikel https://www.kompasiana.com/gustaafkusno/55173cb781331189669de3fc/menyapa-dengan-kata-anda-sopankah yang di tulis oleh Bapak Gustaaf Kusno dengan judul : Menyapa dengan Kata ‘Anda’, Sopankah?, berisi informasi kata ’Anda’ ini belum berhasil sebagai pengganti kata ganti orang kedua tunggal. Kata ’Anda’ ini terasa sangat formil dan berjarak (Pak Gustaaf Kusno cenderung mengatakan dia tidak ’ramah bahasa’) untuk saat ini. Terkecuali dalam penyebutan di media (artikel, tv, radio dan media massa lainnya).
Penggunaan kata ‘Anda’ banyak orang berpikir bahwa terucap dari mulut orang yang (paling tidak secara implisit) merasa dirinya lebih pintar, lebih berkelas dari lawan bicaranya.

Padahal secara mendasar sebenarnya tidak seperti itu.

Tergantung bagaimana pemikiran kita menyingkapi dan menyebutkan penyebutan ‘Anda’ dalam berkomunikasi.

Tapi memang sering sekali kita salah mengartikan jika kata ‘Anda’ kita sebut atau ditunjukan kepada kita.

Misalnya : tak jarang di dalam group Whatsapp ataupun dalam kehidupan sehari-hari seseorang menyebutkan kata ‘Anda’ dalam kalimatnya yang di tujukan kepada orang yang hampir sejajar tingkatannya (Status pekerjaan, Usia atau Status Sosialnya) menjadi masalah.
Orang yang lebih tinggi tingkatannya tersebut kadang tersinggung atau orang tersebut tidak tersinggung tapi malah pihak lain yang mengetahui penyebut tersebut mengatakan penyebutan tersebut tidaklah pantas.

Memang penggunaan kata ‘Anda’ tidak bisa di tunjukan kepada anak kecil, kakek nenek, dan beberapa pihak lainnya.

Tapi secara baku sampai bulan Juli 2019 ini belum menemukan penggunaan kata ‘Anda’ yang di atur secara baku.

Bahkan sebenarnya kita bisa menemukan penggunaan kata ‘Anda’ di kota besar saat ada meeting. Padahal yang mengucapkan kata ‘Anda’ tersebut bisa saja seorang yang level pekerjaannya tidak terlalu tinggi dan di utarakan untuk rekan kerjanya yang levelnya lebih tinggi.
Menjadi masalah?? Tidak !

Kita ambil contoh juga seperti penggunaan tanda ‘!’ (tanda baca seru) untuk masyarakat Indonesia pada umumnya mengartikan ‘perintah’ atau ‘emosi”.
Tapi tidak buat masyarakat yang hidup didunia barat.
Mereka bahkan sering menggunakan tanda ‘!’ di akhir kalimat “Thank You!”.
Apakah menjadi masalah buat mereka?? Tidak.

Nah disinilah kita bisa mengetahui, walaupun tidak ada ukuran baku tapi penggunaan kata ‘Anda’ bisa kita pergunakan disesuaikan dengan tempat, lawan bicara, dan waktu penyampaian kata tersebut.

Karena “Lain ladang lain belalang lain lubuk lain ikannya”. Setiap tempat ataupun daerah maka bisa saja berbeda pemikirannya.

Oleh karena itu Anda (Bapak/Ibu/Saudara/Saudari) haruslah mengerti posisi berbicara dengan menggunakan kata ‘Anda’.

Terima Kasih !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *