Dalam dunia saham banyak sekali istilah yang dipakai para Investor ataupun Trader dalam pengucapan saat sedang membicarakan Stock Market.

Disini terangkum istilah-istilah yang umumnya dipakai oleh para pemegang saham.

Berikut adalah daftarnya :

  • Afiliasi merupakan hubungan antara emiten atau perusahaan dengan investor atau pemegang saham.
  • Aksi Korporasi (Corporate Action) adalah langkah atau tindakan yang diambil oleh perusahaan yang berdampak langsung terhadap kepemilikan saham para pemegang saham (investor). Contoh Corporate Action. Pembagian dividen, penerbitan saham baru (Right Issue), pembelian kembali saham oleh perusahaan (Buyback), perusahaan mengambil alih perusahaan lain (Akuisisi), perusahaan menggabungkan diri dengan perusahaan lain (Merger), pemecahan nominal harga saham (Stocksplit), dll.
  • Aktiva Berwujud Bersih jumlah total Aktiva yang dikurangi dengan Aktiva Tidak Berwujud, Aktiva Pajak Tangguhan dan Total kewajiban termasuk Hak Kepemilikan.
  • Aktiva Pajak Tangguhan merupakan aset pada neraca emiten yang dapat digunakan untuk mengurangi penghasilan yang kena pajak.
  • Aktiva Tidak Berwujud adalah aset yang tidak berwujud tanpa adanya fisik contohnya yaitu hak cipta, hak eksplorasi dan eksploitasi, paten dan merek dagang.
  • Akuisisi merupakan penggabungan badan usaha atau perusahaan dengan cara menguasai modal kepemilikan perusahaan lainnya. Akuisisi merupakan salah satu cara ekspansi perusahaan dan salah satu aksi korporasi perusahaan. Pengambilalihan perusahaan satu yang dilakukan oleh perusahaan lain dengan cara membeli saham perusahaan tersebut.
  • Analisa Fundamental adalah sebuah pendekatan untuk mengetahui kondisi perusahaan, di mana analisis tersebut mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan kondisi laporan keuangan perusahaan melalui rasio-rasio keuangan maupun kondisi non-keuangan seperti kekuatan brand, tata kelola perusahaan, dll. Analisa Fundamental merupakan analisa  yang digunakan oleh investor untuk membeli saham berdasarkan perhitungan valuasi saham contohnya  menggunakan metode PER (Price Earning Ratio), Metode PBV (Price to Book Value Ratio).
  • Analisa Teknikal adalah suatu pendekatan analisa saham dengan cara mempelajari aktivitas pasar menggunakan data-data historis harga, berupa grafik harga saham yang telah terjadi di masa lalu untuk memprediksi arah pergerakan harga saham. Data-data historis yang digunakan dalam analisa teknikal antara lain seperti informasi harga pembukaan, penutupan, tertinggi, terendah, volume perdagangan, serta indikator-indikator lainnya. Analisa Teknikal adalah teknik analisa saham yang umumnya digunakan oleh trader berdasarkan data pasar lampau tertutama pada pergerakan harga dan volume saham.
  • Anggota Bursa Efek adalah perusahaan atau emiten yang telah memiliki persetujuan atau izin usaha sebagai perantara Pedagang Efek
  • Annual Report (Laporan tahunan) merupakan suatu laporan resmi tentang perusahaan dalam jangka waktu 1 tahun periode pelaporan. Laporan keuangan yang dilakukan setiap tahun dan telah mendapat persetujuan pemegang saham di rapat umum.
  • AR Kanan merupakan kepanjangan dari Auto Rejection kanan, sama seperti AR Kiri hanya saja ini berlaku untuk kenaikan harga.
  • AR Kiri merupakan kepanjangan dari Auto Rejection kiri. Belum lama ini BEJ menentukan batas Auto Rejection bawah adalah sebesar 10%, jadi pada 1 hari bursa jika harga saham anjlok dan mengalami penurunan, maka penurunan tsb hanya bisa sd 10% saja tidak bisa lebih turun lagi.
  • Ask (Supply) merupakan kebalikan dari bid dimana harga trader melakukan antri jual. Trader lain yang ingin membeli saham supaya bisa mendapatkan sahamnya maka membeli di harga dimana sudah ada trader yang ingin menjual ini.
  • Auto Rejection merupakan level maksimal untuk penurunan maupun kenaikan harga saham dalam satu hari. Auto Rejection pemberitahuan penolakan secara otomatis oleh JATS terhadap permintaan beli efek yang dimasukkan ke JATS akibat dari harga yang diminta melampaui yang ditetapkan oleh bursa. Batasan dari pergerakan harga saham seperti pada saat posisi naik dan turun.
  • BD merupakan singkatan dari Break Down yang artinya dimana level support tidak dapat menahan penurunan harga. Biasanya pada saat breakdown suatu saham akan turun habis-habisan dengan sangat agresif. Break down juga biasa terjadi saat ada isu-isu yang kurang bagus baik secara domestic maupun global (atau badnews tentang perusahaan).
  • Bearish : Menunjukkan kondisi pergerakan harga saham yang cenderung turun dalam jangka waktu tertentu. Harga saham yang menunjukkan keadaan turun.
  • BEI adalah lembaga yang berperan dalam menyelenggarakan dan menyediakan fasilitas sistem perdagangan efek di pasar modal Indonesia.
  • Bid (Demand) merupakan harga trader yang melakukan antri beli. Dan bagi trader lain yang ingin menjual sahamnya supaya laku adalah dengan cara menjualnya kepada trader yang sedang antri beli. Bid/Ask adalalah Antrian beli dan jual dalam satuan lot di tiap harga. Kolom Bid menunjukkan antrian pembelian, semakin ke bawah harganya akan semakin kecil/murah, antrian Bid di harga paling atas (3.870) dinamakan Best Bid (antrian pembelian pada harga terbaik). Kolom Ask semakin ke bawah akan semakin tinggi/mahal. Antrian Ask di paling atas (3.880) dinamakan Best Offer (penawaran jual di harga termurah). Sebuah order tidak akan match sebelum ada yang mau mengalah. Bagi pihak pembeli supaya dapat saham harus membeli di harga best offer (3.880). Bagi pihak yang menjual saham, supaya sahamnya laku terjual, maka harus jual di harga best Bid (3.870). Penawaran yang diminta oleh pihak pembeli saham.
  • Blue Chip : Kumpulan saham unggulan dari perusahaan profesional dengan reputasi baik serta mudah untuk diperjualbelikan.
  • BO merupakan singkatan dari Break Out yang artinya dimana level resisten tidak dapat menahan kenaikan harga. Biasanya pada saat Break Out harga saham akan bergerak rally naik keatas dengan sangat agresif. Break Out biasa terjadi apabila ada good news dr perusahaan penerbit saham maupun isu regional dan global.
  • Broker/Perusahaan Sekuritas adalah jembatan antara investor dengan pasar modal, perusahaan ini memiliki lisensi dari OJK. Perusahaan atau orang yang bekerja sebagai perantara antara investor dan perusahaan di dunia jual beli saham
  • BU merupakan singkatan dari Buy Up. Mewakili saat ada trader yang melakukan pembelian langsung pada harga Ask.
  • Bullish : Menunjukkan kondisi pergerakan harga saham yang cenderung naik dalam jangka waktu tertentu. Harga saham yang menunjukkan keadaan naik.
  • Bursa Efek adalah pihak yang bertanggung jawab dan menyediakan sistem yang akan mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain yang melakukan perdagangan di bursa saham. Secara sederhana Bursa Efek Indonesia adalah pasar di mana efek/ surat berharga jangka panjang seperti saham diperdagangkan.
  • Bursa Saham : Pihak atau pasar yang menyediakan atau mengadakan sistem guna mempertemukan pembeli dan penjual saham.
  • Buy : Tombol yang bisa anda gunakan untuk melakukan pembelian saham.
  • Buy Back adalah pembelian kembali saham – saham yang sudah beredar di bursa oleh emiten atau perusahaan yang menerbitkan saham tersebut dengan berbagai tujuan. Ada yang karena harga sahamnya dianggap terlalu murah sehingga dapat dijadikan strategi beli oleh investor ritel. Penjelasan lebih lengkap tentang buy back bisa dibaca di Apa yang dimaksud dengan Aksi Korporasi. Pembelian kembali obligasi atau saham yang masih beredar yang dilakukan oleh emiten dengan alasan dan tujuan yang beragam.
  • Capital Gain merupakan keuntungan yang didapatkan oleh investor saham karena adanya perbedaan antara harga jual dan beli suatu efek. Selain Capital Gain ada Capital loss yang pengertiannya sebaliknya dari capital gain. Harga ketika membeli saham lebih kecil dari harga ketika menjual.
  • Capital loss : Harga ketika membeli saham lebih besar dari harga ketika menjual.
  • Capital market : Perdagangan dari surat-surat yang berharga.
  • Chart adalah senjata anda untuk melakukan analisa teknikal. Di dalam chart, terdapat indikator-indikator seperti indikator Volume, Stochastic Oscillator, MACD, Moving Average, dll. Indikator-indikator ini akan membantu memudahkan prediksi anda dalam melakukan analisa teknikal.
  • CL merupakan singkatan dari Cut Loss yang merupakan istilah lain dari SL.
  • Closing Price : Jumlah harga penutupan efek yang ada di bursa
  • Company Listing merupakan emiten atau perusahaan yang tercatat dalam Bursa yang mencatatkan semua modal saham di bursa efek Indonesia.
  • Current Ratio adalah rumus yang dapat dihitung dengan Aktiva Lancar/ utang lancar. Rasio ini memberikan keterangan sampai sejauh mana aktiva lancar bisa menutupi kewajiban lancar.
  • Cut Loss artinya menjual saham yang sebelumnya anda beli untuk mencegah kerugian yang lebih lanjut ketika saham yang anda pegang tersebut terus saja turun. Misalnya anda menetapkan batas cut loss bila kerugian telah sebesar 5%-10%, maka ketika kerugian telah mencapai kisaran angka tersebut, anda dapat langsung menjualnya, sehingga anda telah membatasi kerugian lebih jauh, dan anda tidak menderita kerugian yang lebih besar. Menjual saham ketika berada di posisi rugi dengan tujuan meminimalisir kerugian yang diprediksi akan lebih besar.
  • Deflasi merupakan penurunan harga suatu barang atau jasa. Deflasi merupakan kebalikan dari inflasi. Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya deflasi yang akan kita bahas di artikel berikutnya
  • Dilusi merupakan penurunan persentase kepemilikan saham yang dimiliki oleh investor karena terjadinya penambahan saham baru atau rights issue.
  • Dividen adalah bagian dari laba suatu emiten atau perusahaan yang diumumkan pada saat RUPS kemudian disahkan oleh direksi perusahaan untuk dibagikan kepada pemegang saham. Dividen adalah laba atau keuntungan yang diterima oleh pemegang saham yang berasal dari keuntungan perusahaan dalam menjalankan usaha selama satu periode. Contoh ketika anda berinvestasi di saham Indo Tambangraya Megah Tbk. ($ITMG), anda akan memperoleh dividen sebesar Rp3.260 per lembar saham pada bulan Oktober lalu, jadi ketika anda membeli saham $ITMG 1 lot, anda akan memperoleh dividen Rp326.000. Catatan: 1 lot = 100 lembar saham.
  • Dividend Yield merupakan perbandingan antara dividen per lembar saham dengan harga saham per lembar.
  • Earning Per Share/EPS (Laba Per Saham ) adalah laba perusahaan per lembar saham yang bisa dicari dengan membagi antara laba bersih perusahaan dengan jumlah lembar saham yang diterbitkan oleh perusahaan tersebut
  • Efek merupakan surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi dan kontrak berjangka atas efek.
  • Efficient Portofolio adalah suatu portofolio yang memberikan tingkat keuntungan yang tinggi pada resiko tertentu atau tingkat resiko yang rendah pada tingkat keuntungan tertentu
  • Emiten merupakan nama lain dari perusahaan yang menawarkan efek pada masyarakat umum melalui penawaran umum di bursa efek Indonesia. Perusahaan yang telah mencatatkan jumlah sahamnya pada bursa efek.
  • Equity (Ekuitas) merupakan modal perusahaan.
  • FA merupakan kepanjangan dari Fundamental Analisis. Biasanya digunakan trader untuk menilai bagus tidaknya suatu saham dari sisi fundamental.
  • Fixed Asset (Aktiva Tetap) merupakan suatu aset yang memiliki umur dan kegunaan untuk bisnis melebihi satu tahun seperti tanah, bangunan dan mesin.
  • Force Majeure merupakan peristiwa atau suatu keadaan yang terjadi luar kehendak dari Bursa efek  yang mengakibatkan perdagangan berhenti dan tidak berjalan sebagaimana mestinya contohnya yaitu pemberontakan, gempa bumi, banjir atau larangan resmi dari pemerintah dan keadaan lainnya.
  • Fraksi Harga : Saham memiliki aturan dalam satu kali kenaikan dan penurunan harganya. Sebagai contoh, untuk saham yang memiliki harga per lembar antara Rp200 – Rp500, setiap satu kali kenaikan harga saham adalah kelipatan 2. Jadi misal anda ingin beli saham di harga 201, ini tidak bisa. Order anda akan ditolak oleh sistem bursa, karena tidak sesuai aturan fraksi harga. Anda hanya bisa memasukkan order di harga 202,204,206…..498 untuk saham-saham yang memiliki harga antara 200-500. Begitu juga di kelompok harga lainnya menyesuaikan aturan perubahan harga masing-masing. Fraksi Harga merupakan perubahan harga saham yang diperbolehkan tergantung nominal harga saham.
  • Go Public merupakan penawaran umum yang dilakukan oleh emiten atau perusahaan kepada publik.
  • Growth stock merupakan jenis saham atau perusahaan yang ekspansi dalam waktu yang cepat sehingga harga sahamnya naik dengan cepat juga namun biasanya kecil dalam memberikan dividen malah tidak memberikan dividen sama sekali.
  • Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) merupakan hak yang memungkinkan kita untuk membeli efek yang baru termasuk saham sebelum ditawarkan kepada pihak lain.
  • Harga Dasar merupakan harga yang memberikan dasar perhitungan indeks disesuaikan apabila terjadi penambahan jumlah saham yang beredar.
  • Harga Pembukaan (Open Price) merupakan harga yang terbentuk pada saat pasar mengalami periode Pra-pembukaan.
  • Harga penutupan (Closing price ) Merupakan harga yang terbentuk di akhir sesi perdagangan berdasarkan perjumpaan antara penawaran nilai jual dan permintaan beli efek yang dilakukan oleh anggota bursa efek.
  • Harga Sebelumnya (Last Price) merupakan harga yang ada pada pembukaan perdagangan yang tercatat diakhir sesi perdagangan hari sebelumnya yang akan menjadi patokan harga Pra –Pembukaan perdagangan.
  • Harga Teoritis merupakan nilai yang didapatkan berdasarkan perhitungan rasio perusahaan tersebut  mulai dari pembagian dividen saham, saham bonus, stock split, reverse stock , peleburan dan penggabungan perusahaan dan corporate action yang ditetapkan oleh emiten tercatat.
  • Hari Bursa merupakan jam perdagangan pasar modal Indonesia  yaitu mulai dari hari senin-kamis 09.00 sd 16.15 hingga hari jumat  09.00-16.15 kecuali hari libur nasional atau dinyatakan sebagai hari libur oleh Bursa efek Indonesia.
  • IDX merupakan singkatan dari Indonesia Stock Exchange adalah Bursa Saham Indonesia. Sama seperti BEI (Bursa Saham Indonesia) maupun BEJ (Bursa Efek Jakarta).
  • IHSG (Index Harga Saham Gabungan) : Indikator gabungan dari seluruh pergerakan harga saham yang ada di Bursa Efek Indonesia. Nama dari bursa saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan ($IHSG) adalah indeks utama yang menjadi indikator pergerakan semua saham yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia. Indeks Harga Saham merupakan pergerakan harga saham yang menggambarkan trend keadaan pasar saham.
  • Ijin Perorangan (Individual License) merupakan ijin yang diberikan untuk menjalankan usaha misalnya wakil penjamin emisi efek atau penasehat investasi.
  • Indeks adalah angka indikator yang menggambarkan harga rata-rata dari beberapa saham yang terdaftar atau menjadi anggota dari indeks tersebut. Contoh indeks yang ada di BEI adalah: LQ45 – Indeks yang mengukur performa harga dari 45 saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.
  • Informasi Atau Fakta Material merupakan informasi yang dapat mempengaruhi harga efek pada bursa efek untuk pihak lain seperti pemodal, calon pemodal yang berkepentingan atas informasi tersebut.
  • Investor : Perusahaan atau orang yang menanamkan uang atau dana pada emiten
  • IPO (Initial Public Offering) : Penawaran pasar perdana di dalam dunia bursa saham. IPO adalah pasar di mana saham suatu perusahaan pertama kali dilepas untuk ditawarkan atau dijual kepada masyarakat/publik. Karena itu, perusahaan yang melakukan IPO sering disebut sedang “GO PUBLIC”. Artinya membiarkan masyarakat umum untuk memiliki saham di perusahaan tersebut.
  • Jakarta Automated trading System (JATS) merupakan sistem perdagangan yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia untuk perdagangan yang dilakukan menggunakan computer secara otomatis.
  • Jakarta Option Trading System (JOTS) merupakan JATS yang difungsikan Khusus untuk perdagangan pasar modal yaitu saham
  • Jam Perdagangan Bursa : Beli dan jual saham tidak bisa dilakukan setiap waktu, ada aturan mengenai jam perdagangan bursa.
  • Kliring merupakan proses penentuan hak dan kewajiban berdasarkan transaksi bursa. Lembaga kliring dan penjamin (LKP) adalah lembaga yang saat ini lebih dikenal dengan Kliring dan Penjamin Efek Indonesia (KPEI) merupakan jasa kliring yang menjamin penyelesaian transaksi agar terlaksana secara teratur wajar dan efisien.
  • Kode Saham : Setiap perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia akan memiliki kode saham yang terdiri dari 4 huruf. Kode saham ini sangatlah mudah untuk dihafal ketika anda sudah terjun ke dunia investasi saham. Sebagai contoh, BBCA adalah kode untuk Bank BCA, ASII adalah kode saham Astra Internasional, BBRI adalah kode saham Bank BRI.
  • Komite Audit merupakan komite yang di bentuk oleh Dewan Komisaris perusahaan tercatat yang anggotanya diangkat dan diberhentikan oleh Dewa komisaris emiten yang bertugas untuk pelaksanaan fungsi direksi dalam pengelolaan perusahaan tercatat.
  • KSEI merupakan kepanjangan dari Kustodian Sentral Efek Indonesia. Lebih seperti bank-nya saham. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Merupakan suatu lembaga perseroan yang telah memperoleh ijin usaha dari OJK sebagai pihak yang menyelenggarakan kegiatan kustodian sentral bagi bank kustodian dan perusahaan efek. Pihak (perusahaan atau perorangan) yang menyimpan semua surat-surat berharga.
  • Laporan Keuangan merupakan laporan dari perusahaan yang berisi tentang informasi keuangan perusahaan. Laporan keuangan terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas.
  • Lot merupakan satuan terkecil untuk dapat melakukan transaksi pembelian maupun penjualan saham. 1 Lot terdiri dari 100 Lembar saham . umlah satuan minimal dalam penjualan atau pembelian saham, seperti 1 lot sama dengan 100 lembar saham.
  • LQ45 Merupakan indeks yang ada di Bursa Efek Indonesia terdiri atas 45 jenis perusahaan dengan likuiditas tertinggi.
  • Manajer Investasi merupakan pihak yang memiliki lisensi untuk mengelola portofolio efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif.
  • Margin Trading adalah pembiayaan yang dilakukan oleh perantara pedagang efek dengan jaminan saham yang dibeli. Perdagangan saham dimana sebagian modalnya merupakan pinjaman dari seorang atau perusahaan broker dengan memberikan jaminan saham yang dibeli.
  • Market Cap (Kapitalisasi Pasar) adalah istilah yang menunjukkan harga keseluruhan dari sebuah perusahaan yaitu harga yang harus dibayar seseorang bila ingin membeli 100% kepemilikan perusahaan tersebut melalui pasar sekunder. Kapitalisasi pasar dihitung dengan mengalikan jumlah lembar saham beredar perusahaan tersebut dengan harga per lembar saham perusahaan saat ini.
  • Market To Book Value (Nilai Pasar Terhadap Nilai Buku) merupakan hubungan antara saham biasa pada saat ini terhadap nilai buku berdasarkan rasio yang mempertimbangkan kinerja saham perusahaan.
  • Match : Sudah dapat saham yang dibeli/ saham yang dijual sudah laku terjual.
  • Nilai Intrinsik (Valuasi Saham) menunjukkan harga wajar dari suatu saham berdasarkan analisa fundamental dan valuasi yang telah dilakukan. Ketika harga wajar lebih tinggi dari harga saham saat ini, maka investasi di saham tersebut layak untuk dilakukan.
  • Nilai Kapitalisasi Pasar merupakan nilai yang dihitung dengan cara perkalian antara jumlah saham yang tercatat dengan harga saham.
  • Obligasi (Bond) merupakan Sertifikat bukti utang yang dikeluarkan oleh perusahaan maupun oleh lembaga pemerintah dengan tujuan mendapatkan modal.
  • Offer : Penawaran yang diminta oleh pihak investor (penanam modal) yang menjual sahamnya.
  • Open price : Jumlah harga pembukaan efek yang ada di bursa.
  • Open : order beli/jual masih mengantri atau belum match.
  • Order List dan Order Status : Menunjukkan list dari saham yang anda order hari ini, di order list akan tertera jumlah nominal order dan pada harga berapa anda melakukan pembelian atau penjualan saham. Kolom Status menunjukkan status order saham kamu.
  • Orderbook : Penawaran beli/jual terhadap suatu saham disertai informasi harga terakhir (Last price), harga pembukaan (Open), harga tertinggi (High), harga terendah (Low). Total transaksi dalam lot (Lot), nilai transaksi (Val), nilai rata-rata transaksi (Avg). Antrian beli/jual dalam lot di tiap harga.
  • Over The Counter Market (OTC) merupakan pasar yang dilakukan diluar bursa saham dimana harga saham tersebut dari sekuritas ditentukan dengan sistem negosiasi.
  • Pasar Modal merupakan kegiatan Penawaran umum dan jual beli perdagangan saham serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.
  • Pasar Negosiasi merupakan perdagangan dimana pihak secara individual melakukan kegiatan tawar menawar langsung dan tidak secara berkesinambungan dan penyelesaian dilakukan kesepakatan oleh pihak Bursa Efek Indonesia.
  • Pasar Reguler merupakan perdagangan pasar secara lelang dan berkesinambungan oleh anggota bursa efek melalui JATS dilakukan penyelesaian setelah pada hari bursa ke 2.
  • Penawaran Efek merupakan suatu penawaran dalam jangka waktu sekurang-kurangnya 12 bulan untuk membeli atau menjual efek sebelumnya atau selanjutnya.
  • Penawaran Umum merupakan penawaran sesuai dengan undang-undang  yang dilakukan oleh emiten untuk menjual efek ke masyarakat.
  • Pencatatan (listing) merupakan perusahaan yang tercatat di bursa yang dapat diperjual belikan sahamnya.
  • Penjamin Emisi Efek merupakan pihak penjamin yang melakukan kontrak dengan perusahaan untuk melakukan pembelian terhadap sisa efek yang tidak terjual. Penjamin emisi efek merupakan pihak yang terlibat antara perusahaan dengan lembaga penjamin yang membeli efek apabila nantinya saham yang di jual tidak laku dijual.
  • Perantara Pedagang Efek (WPPE) Merupakan seseorang yang  telah mendapatkan ijin dari Bapepam dan telah mendapatkan persetujuan dari bursa efek Indonesia sesuai dengan peraturan bursa.
  • Perusahaan Efek merupakan pihak yang ikut tergabung didalamnya yaitu Penjamin emisi efek, perantara pedagang efek dan manajer Investasi.
  • Perusahaan Public merupakan perusahaan yang yang menerbitkan saham kemudian memiliki pemegang saham yang modalnya disetor ke perusahaan sesuai dengan aturan pemerintah.
  • Portofolio menunjukkan detail dari investasi yang anda lakukan. Meliputi saham apa yang sedang anda pegang, berapa keuntungan yang anda peroleh di masing-masing saham (Potential P&L), berapa persen keuntungan dari modal yang anda tanamkan (Capital Gain).Serta Equity yang menunjukkan berapa nilai investasi anda saat ini, nilai equity adalah hasil penjumlahan antara total modal yang diinvestasikan ditambah total keuntungan yang diperoleh.
  • Price Earning Ratio (PER) merupakan  rasio dari perusahaan pada harga saham dibandingkan dengan keuntungan perusahaan  yang bisa distribusikan ke setiap saham yang di miliki.
  • Prospektus merupakan pihak prusahaan yang memberikan penawaran umum bertujuan untuk ada pihak lain yang membeli saham.
  • Public Expose merupakan persentasi atau pemaparan tentang kinerja perusahaan tercatat dengan tujuan agar adanya pemerataan sosialisasi perusahaan kepada public.
  • Quick Ratio (Rasio Cepat) merupakan aktiva lancar yang paling likuid yang mampu membiayai hutang lancar dengan rumus (aktiva lancar- persediaan )/ utang lancar
  • R1 merupakan singkatan dari Resisten 1. Biasanya pertahanan tdk terlalu kuat dan harga masih mungkin menuju resisten-resisten selanjutnya R2 (Resisten 2) dan R3 (Resisten 3) dst.
  • RDI merupakan singkatan dari Rekening Dana Investor. RDI adalah bank yang digunakan oleh trader untuk menyelesaikan transaksi pembayaran untuk setiap pembelian maupun penjualan. RDN atau RDI merupakan sebuah rekening dana yang dibuka di Bank yang menjadi partner dari broker / perusahaan sekuritas. RDN adalah rekening untuk menyimpan dana/kekayaan investasi investor. RDN harus dibuka atas nama investor yang bersangkutan sesuai dengan data dirinya di KTP.
  • Recording Date merupakan tanggal terakhir atas kepemilikan saham dalam daftar pemegang  saham. Pendaftaran ini berhubungan dengan dividen, right issue dan hak menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham.
  • Rejected : Order ditolak oleh sistem, karena tidak sesuai aturan, misal beli di luar jam bursa, beli di harga yang tidak sesuai aturan fraksi harga.
  • Reksadana Campuran merupakan reksadana investasi dalam Efek bersifat ekuitas dan efek bersifat utang.
  • Reksadana merupakan bentuk investasi yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.
  • Reksadana Pasar Uang merupakan reksadana investasi pada efek bersifat utang jatuh tempo dalam kurang dari satu tahun.
  • Reksadana Pendapatan Tetap merupakan reksadana dengan investasi minimal 80 % dari  efek bersifat utang.
  • Resistence (Resisten) adalah Tahanan atau pembatas, merupakan level dimana harga cenderung diprediksi tidak bergerak diatas level ini. Dan sebagai kebalikannya biasanya trader memanfaatkan harga di dekat resisten utk melakukan sell.
  • Return On Equity merupakan keuntungan atau laba setelah pajak terhadap ekuitas pemegang saham yang tercapai.
  • Right Issue (Penawaran Umum Terbatas) merupakan hak perseroan kepada pemegang saham yang terlebih dahulu membeli saham baru dikeluarkan  dampaknya pemegang saham diberi kesempatan untuk mempertahankan persentase kepemilikan.
  • Running Trade merupakan tampilan transaksi-transaksi saham yang terjadi di bursa setiap detiknya.
  • S1 merupakan singkatan dari Suport 1. Biasanya level support ini tdk terlalu kuat karena harga masih mungkin akan bergerak ke support selanjutnya S2 (Suport 2) ataupun S3 (Suport 3) dst.
  • Saham (Stock) merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan.
  • Saham Beredar (Current Share Outstanding) adalah bagian saham perusahaan yang sudah diterbitkan oleh perusahaan dan sudah memiliki status dimiliki oleh orang-perorangan ataupun perusahaan ataupun lembaga. Sebagai contoh Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) telah menerbitkan 123,35 miliar lembar saham.
  • Saham Bluechip : Tidak ada definisi resmi untuk saham blue chip, tetapi pada umumnya saham bluechip adalah perusahaan besar, stabil, dan secara finansial sehat serta merupakan pemimpin dalam industri mereka masing-masing.
  • Saham Bonus merupakan saham yang diberikan secara cuma-cuma  oleh perusahaan kepada para pemegang saham
  • SD merupakan singkatan dari Sell Down. Mewakili saat ada trader yang melakukan penjualan langsung pada harga Bid.
  • Sektor : Di Bursa Efek Indonesia, saham-saham yang ada dikelompokkan berdasarkan sektor usahanya. Ada 9 Sektor di Bursa Efek Indonesia yaitu: 1. Sektor Pertanian (AGRI), 2. Sektor Pertambangan (MINING), 3. Sektor Perdagangan (TRADE), 4. Sektor Properti (PROPERTY), 5. Sektor Infrastruktur, utilitas dan transportasi (INFRASTRUC), 6. Sektor Industri Dasar dan Kimia (BASIC-IND), 7. Sektor Aneka Industri (MISC-IND) , 8. Sektor Barang Konsumsi (CONSUMER), 9. Sektor Keuangan (FINANCE).
  • Sell : Tombol yang anda gunakan untuk menjual saham yang telah anda beli. Anda bisa menjual saham dengan cara swipe ke kanan saham yang ingin dijual melalui halaman portofolio.
  • SL merupakan singkatan dari Stop Loss yang artinya berhenti dari kerugian. Trader biasa akan SL posisi tradingnya (jual rugi) jika ternyata harga turun dan menyebabkan kerugian dalam jumlah tertentu. Untuk mencegah kerugian yang dialami tidak bertambah (semakin rugi) maka trader perlu untuk melakukan Stop Loss agar kerugiannya (loss) berhenti (stop).
  • Stock Split (Pemecahan saham) merupakan pemecahan terhadap nilai nominal saham sehingga menjadi lebih banyak untuk para pemegang saham atau lebih kecil akan berdampak pada peningkatan rasio split. Pemecahan satuan unit saham dimana setiap satu unit tersebut dipecah menjadi lebih dari satu unit dengan tujuan untuk menambah jumlah saham yang ada.
  • Suport adalah level Alas atau bekingan, merupakan level dimana harga cenderung diprediksi tidak bergerak dibawah level ini. Biasanya trader memanfaatkan harga yg didekat support utk melakukan buy.
  • Suspend (Suspensi) merupakan tindakan penghentian perdagangan suatu saham.
  • TA merupakan singkatan dari Teknikal Analisis merupakan salah satu cara bagi trader untuk bisa memprediksi pergerakan harga menggunakan chart, anda bisa belajar TA dari buku The Secret Profit.
  • Take Profit (TP) artinya menjual saham yang sebelumnya anda beli karena sudah mencapai target keuntungan dan harga saham menunjukkan indikasi untuk turun. Misalnya anda menetapkan level Take Profit (TP) bila keuntungan telah mencapai 10%-15%, maka ketika keuntungan telah mencapai kisaran angka 10%-15%, anda dapat langsung menjual saham untuk merealisasikan keuntungan yang telah diperoleh. dari Take Profit yang artinya ambil untung. TP biasanya dilakukan saat trader sudah mempunyai saham diharga bawah dan pada saat harga sudah naik memberikan profit, trader tsb mengambil dan merealisasikan profitnya. Untuk meningkatkan profit saham, anda bisa belajar analisa teknikal dari buku Jual Saham Anda  Lebih Mahal.
  • Total Aktiva merupakan total aset dari perusahaan yang mendapat manfaat ekonomi di masa depan yang diperoleh perusahaan.
  • Transaksi Bursa merupakan kontrak  yang dibuat anggota bursa efek yang di tentukan oleh bursa efek mengenai jual beli efek.
  • TS merupakan singkatan dari Trailing Stop. TS lebih menyerupai SL dan CL, perbedaannya adalah eksekusi TS merupakan jual untung (diatas harga modal maupun pas bep). Jadi TS lebih mirip seperti SL / CL yang diupgrade saat harga sudah bergerak diatas modal.
  • TS merupakan singkatan dari Tutup Sendiri. Berbeda dengan TS pada istilah yg sebelumnya, Tutup Sendiri merupakan aksi jual beli yang dilakukan oleh trader penjual yang sudah menunjuk secara pasti siapa yang akan membeli sahamnya. TS biasanya dilakukan oleh orang-orang yang saling mengenal, dan harga jual beli juga diperbolehkan untuk tdk mengikuti harga yang sedang terjadi dimarket (bisa lebih mahal maupun lebih murah yang penting tdk melebihi batas auto rejection). TS sebenarnya lebih seperti transfer saham.
  • Underwriter (Penjamin Emisi) merupakan lembaga yang berperan sebagai penjamin emisi atau penjamin pada saat pasar perdana. Untuk membeli saham, anda harus membuka rekening saham di perusahaan sekuritas/broker.
  • Voting Right (Hak Suara) merupakan hak dari para pemegang saham untuk dalam Rapat umum pemegang saham.
  • Wakil Manajer Investasi (WMI) merupakan sertifikasi yang diberikan kepada seseorang yang memiliki kompetensi dalam mengelola aset seseorang.
  • Watchlist adalah list saham yang menjadi fokus kamu. Dari kurang lebih 625 saham yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia, anda tidak mungkin memantau semuanya. Anda hanya perlu memantau beberapa saham yang sesuai dengan kriteria investasi kamu, misal kinerja keuangan bagus, bluechip, market cap terbesar, atau kriteria lainnya.  Watchlist membantu anda lebih fokus pada saham-saham yang menjadi incaran kamu, sehingga ketika datang kesempatan untuk membeli saham, anda sudah tahu harus membeli saham apa.
  • Withdrawn : Status order ketika anda membatalkan order beli/jual (Cancel Order).

Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda.

Terima Kasih.

Sumber :
https://www.sahampemula.com/kamus-saham-istilah-saham-yang-umum-digunakan-trader/
https://koinworks.com/blog/mengenal-istilah-istilah-yang-ada-di-bursa-saham/
https://blog.stockbit.com/blog/2019/2/25/30-istilah-dalam-investasi-saham-untuk-investor-pemula
https://pintarsaham.id/daftar-istilah-saham/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *